All My Heart

Title            : All My Heart

Author       : Kim Hye Min

Tag               : Kim Eunri, Cho Kyuhyun, and others..

Genre          : Romance, Sad (?)

koreanfflovers4ever.wordpress.com

Annyeong.. huaa.. guna mengisi kegalauan tingkat akut, author mau bikin ff aja dehh… Mianhae kalau ffnya rada-rada gaje dan aneh.. Inget typo bertebaran dimana-mana hehehe.. Happy Reading all..^^

***

Kim Eunri POV

‘Aigoo~ Kyu.. Kenapa akhir-akhir ini kau tidak pernah menghubungiku lagi? Apa kau marah padaku karena aku tidak memberitahumu jurus game? Aishh kau ini Kyu..’ batinku.

Ne, Aku Kim Eunri. Aku adalah warga Korea biasa, tidak seperti Cho Kyuhyun namjachinguku. Dia dalah magnae dari boyband ternama di dunia, yaitu Super Junior. Menjadi yeojachingu seorang Cho Kyuhyun adalah sebuah keajaiban bagiku.

-flashback- (author gak tau ini flashback atau bukan. Habisnya panjang banget.. Hehehe…)

Saat itu aku baru pindah dari London. Aku pindah ke Korea karena appaku sedang ada dinas di Korea. Aku sebenarnya orang asli Korea, tapi aku pindah ke London saat usiaku 5 tahun. Aku masih belum fasih berbahasa Korea. Aku hanya mengunakan kata ‘eomma dan appa’ sebagai sebutan untuk orang tuaku. Meskipun terkadang di acara formal, aku memanggil mereka ‘mommy and daddy’.

Saat itu aku sedang berjalan-jalan untuk melihat Negara Tanah Airku. Tapi tiba-tiba…

DUKK!!

“Aww~ “ ringisku.

“Mianhae noona. Apa kau bisa bangun? Tadi aku sedang terburu-buru, jadi aku tidak melihatmu. Sekali lagi jeongmal mianhae noona.” Ucap namja yang menabrakku itu.

“Ehhm.. gwaenchana.. Aku baik-baik saja.” Ucapku dengan aksen Korea yang bisa dibilang ‘aneh’.

“Apa perlu kubantu? Sepertinya kau bukan asli orang Korea ya? Soalnya aksen Korea-mu terdengar.. ehhmm.. aneh.” Tanyanya.

“Ahh.. tidak usah. Sebenarnya aku orang Korea asli. Tapi aku pindah ke London saat umurku 5 tahun. Hehehe…”

Omoo~ aku ini bicara apa? Kenal saja tidak dengan orang itu. Kyaa!! Dasar Eunri paboya!

“Ohh.. Cho Kyuhyun imnida… Kalau boleh tau siapa namamu?” tanyanya.

“Ehh.. Tiffanny imnida.. eh ani.. Kim Eunri imnida..” ucapku memperkenalkan diri.

“Ohh.. iya aku sampai lupa. Aku pergi dulu ya. Annyeong..” ujarnya ramah.

“Ahh.. ne.. mian sudah merepotkanmu.” Balasku.

Dia pun berjalan meninggalkanku. Tapi setelah beberapa langkah, dia pun berbalik dan mengampiriku.

“Ohh iya Eunri-ssi, boleh aku minta nomer ponselmu?” tanyanya.

Baiklah. Hanya untuk kali ini Eunri, kau memberi nomer ponselmu kepada namja yang belum kau kenal. Aku pun member nomer ponselku padanya.

“Ahh.. ne.. gomawo. Sampai bertemu lain kali.”

***

Setelah kejadian itu pun kami menjadi dekat. Aku menganggapnya sebagai sahabatku. Aku menceritakan semua kejadian yang terjadi padaku saat aku pindah ke Korea, hari pertamaku di sekolah, dan masih banyak lagi. Dia adalah tempat curhat yang baik untukku. Dia mau mendegarkan semua ceritaku.

Kringg..

“Yoboseyo” ternyata Kyuhyun yang menelepon.

“Eunri-ah.. apakah kau ada waktu luang hari ini?” tanyanya.

“Ehhmm.. Ne aku ada waktu luang hari ini. Waeyo?” tanyaku.

“Ehhmm.. begin Eunri-ah.. Apa kau mau menemaniku jalan-jalan hari ini?”

Ahh.. baiklah. Dari pada aku sendirian di rumah. Appa, eomma, dan oppaku juga tidak ada. Lebih baik aku pergi bersama Kyuhyun.

“Ehm.. ya sudah. Kau menjemput di rumahku arra?” tanyaku.

“Arraseo. Kau dandan yang cantik ya.. jangan seperti biasanya. Gayamu itu seperti namja tau! Jangan lupa urai rambutmu, jangan diikat ekor kuda. Kau terlihat lebih cantik kalau rambutmu diurai. Arra?” komentarnya.

“Yakk!! Kau ini kalau tidak suka gayaku gak usah protes deh! Lagian yag menjalani aku, bukan kau! Shireo! Aku tidak mau kalau rambutku harus diurai!” ujarku tak mau kalah.

“Ahh.. ne.. ne, terserah kau saja. Jam 1 siang aku jemput di rumahmu.”

Aku pun menutup flip ponselku dan langsung bergegas untuk membersihkan badan. Setelah 15 menit di kamar mandi. Aku pun berganti pakaian. Aku hanya memakai kaos yang dipadukan dengan celana jeans. (apaan dah Fan!)

Benar saja, Kyuhyun selalu tepat waktu. Sekarang sudah jam 1 siang dan dia sudah mengklakson dari depan rumahku. Aku pun turun dan mengunci pintu rumah. Dan terlihatlah mobil sport berwarna silver milik Kyuhyun.

“Kajja!” ucapnya.

“Ne..” balasku.

***

“Yaa!! Kenapa rambutmu tidak diurai hah?” tanyanya saat sudah berada di dalam mobil.

“Karena aku tidak mau!” jawabku enteng.

Tapi tiba-tiba dia menari ikat rambutku dan alhasil rambutku sudah tergerai di pundakku.

“Yaakk!! Cho Kyuhyun babo! Kembalikan ikat rambutku!” perintahku.

“Shireo! Kau terlihat cantik dan manis jika rambutmu diurai seperti itu Eunri-ah. Satu lagi, bisa tidak kau tidak memanggilku dengan sebutan ‘babo’? Aku ini pintar tau. Buktinya aku pernah memenangkan olimpiade matematika.” ujanya membanggakan diri.

“Shireo! Enak memanggilmu dengan sebutan ‘babo’ Hahaha..” tawaku menggelegar saat itu.

Tapi dia malah menyubit kedua pipiku.

“Yaak! Dasar Cho Kyuhyun babo! Lihat saja, tamat riwayat PSPmu!” ancamku.

“Ehm.. jangan Eunri-ah.. jeball.. mianhae Eunri-ah.” Pintanya.

“Hahaha.. makanya jangan main-main denganku Cho Kyuhyun! Huahaha..” ujarku sambil membusungkan dada.

“Ahh.. terserah kau sajalah!” ambeknya. Hahaha.. mukanya lucu sekali kalau sedang marah.

“Kyu.. kita mau kemana sekarang?” tanyaku.

“Lihat saja nanti. Aku yakin kau pasti suka dengan tempatnya.” timbalnya.

***

“Sampai.” Ucapnya riang. Mwo? Ini kan Lotte World. Untuk apa dia mengajakku kesini?

“Untuk apa kau mengajakku kesini?” tanyaku.

“Untuk bersenag-senang.” Balasnya enteng.

Kami pun menikmati semua permainan yang ada di Lotte World. Hahaha.. dia lucu sekali pada saat aku mengajaknya main roller coaster. Mukanya langsung pucat, tapi akhirnya dia mau menaikinya. Hahaha..

“Eunri-ah.. ayo kita naik sepeda air.” Ajaknya.

“Ehmm.. baiklah.”

Akhirnya kami pun naik sepeda air di sebuah danau yang lumayan luas. Mau tidak mau aku juga harus mengayuh perahunya. Kalau tidak, bisa tenggelam aku di danau ini.

“Ehmm.. Eunri-ah..” ucap Kyuhyun membuka percakapan.

“Nde?” balasku santai sambil menikmati pemandangan.

“Begini Eunri..” katanya serius.

“Apa?” kataku enteng, dan masih belum melihatnya.

“Yakk! Perhatikan aku. Jangan memandangi pemandangan terus! Aku mau bicara sesuatu padamu.” perintahnya.

“Ne, kau mau bicara apa sih?”

“Eng.. Kim Eunri, sebenarnya saat pertama bertemu denganmu aku sudah tertarik padamu. Aku suka semua yang ada pada dirimu, mulai dari kekurangan sampai kelebihanmu. Aku suka saat kau berteriak padaku. Intinya aku sangat menyukai dan mencintaimu. Kim Eunri, neun yeojachingu ga dwae-o jullae?”(Kim Eunri, apa kau mau menjadi pacarku?)

“Mwo? Kau serius Kyu?” jujur, aku juga sebenarnya suka pada Kyuhyun. Tapi aku merasa dia tidak pantas untukku. Dia terlalu sempurna.

“Aku serius, Eunri-ah. Kalau kau tidak mau juga tidak apa-apa.” Ulangnya.

“Ehhm..” pikirku.

“Tidak apa-apa kalau kau tidak mau.”

“Yaa! Jangan memotong perkataan orang Kyu!” bentakku.

“Ne, aku mau.” Ucapku.

“Ahh.. gomawoyo Eunri-ah. Sekarang kau yeojachinguku Eunri-ah. Do mani saranghae Eunri-ah..”ujarnya riang.(cintai aku dengan sungguh-sungguh).

“Ne..” balasku sambil melontarkan senyuk terbaikku padanya.

***

“Gomawo Kyu..”

“Untuk apa?” tanyanya polos tak berdosa. (jiaah..)

“Karena kau telah mengantarku pulang dan untuk hari ini.” Kurasa sekarang wajahku sudah seperti kepiting rebus.

“Emm.. nado gomawo untuk hari ini.”

Dia pun mendekatkan wajahnya padaku. Sekarang wajah kami hanya berjarak lima senti. Seolah mengerti, aku pun menutup mataku. Dia pun mengecup pipiku kilat.

-end of flashback-

Yaa.. sampai dengan hari ini berarti sudah 10 hari Kyuhyun tidak menghubungiku. Mungkin Kyuhyun sangat sibuk akhir-akhir ini. Ehhm.. tapi aku dapat kabar dari oppadeul Super Junior bahwa Kyuhyun tidak ada jadwal dalam 10 hari ini.

Entahlah, aku sedang malas memikirkannya.

KRINGG..

“Yoboseyo..”

“Ehhmm.. mianhae Eun-ah… aku baru bisa menghubungimu sekarang. Karena aku sedang banyak urusan akhir-akhir ini.” Ujar Kyuhyun disebrang telepon.

“Ne, gwaenchana.” Aku ingin mencoba bersabar. Sudah dapat menjadi yeojachingu seorang Cho Kyuhyun saja adalah sebuah keberuntungan untukku.

“Jinjja? Ehmm.. Eun-ah apa kita bisa bertemu sebentar?” tanyanya.

“Ahh.. ne tentu saja.”

“Baiklah. Aku tunggu kau di kafe dekat rumahmu jam 1 arra?”

“Ne..  arraseo.”

Aku pun langsung menutup flip ponselku dan bersiap-siap untuk bertemu Kyuhyun. Setelah membersihkan diri, aku langsung berganti baju. Aku sekarang mengenakan  kaos hitam yang dilapisi dengan kemeja kotak-kotak merah dan dipadukan dengan celana jeans pendek.

***

Setelah sampai di kafe tersebut, aku mendapati siluet yang sudah tidak asing bagiku. Ne, dia Cho Kyuhyun. Namja yang selama ini telah berani mencuri hatiku, membuatku merasa nyaman didekatnya, dan masih banyak yang telah dia lakukan padaku.

Aku pun langsung berjalan dan duduk di tempat yang tadi sedang ia tempati.

“Annyeong Eun-ah.” Sapanya memulai percakapan.

“Hmm..”

“Boggoshipoyo Eun-ah..” tanpa disuruh dia pun menghambur untuk memelukku. Tapi entah kenapa yang kurasakan bukan pelukan seperti yang dia lakukan biasanya, tapi dia memeluku sangat erat. Seperti pelukan perpisahan.

“Wae Kyu? Kenapa kau tiba-tiba jadi aneh seperti ini?” tanyaku polos.

“Ehhmm.. anio. Aku hanya rindu padamu Eun-ah..” katanya manja.

Tapi tiba-tiba ada seorang yeoja yang melepaskan pelukan Kyu dariku. Aku tidak kenal dengan yeoja itu. Tapi yeoja itu menatap nanar diriku.

‘Sebenarnya dia siapa?’ batinku.

“Hey kau! Jangan seenaknya memeluk tunangan orang lain! Dasar tidak tau diri!” makinya.

“Hey.. kau ini siapa sih? Datang-datang langsung marah-marah, dan apaa? Tadi kau bilang dia tunanganmu? Hahaha..” aku pun tak mau kalah dengannya.

“Ne. Dia memang tunanganku! Kau siapa sih?” tanyanya. Ohh.. ternyata dia masih belum sadar ya? Oke akan kuladeni dia.

“Akuu.. Kim Eunri imnida. Yeojachingu dari Cho Kyuhyun.” Aku menekan pada kalimat ‘yeojachingu dari Cho Kyuhyun’. Sebenarnya aku sangat geli mendengar ucapanku tadi. Itu sangat menjijikan.

“Oppaa~”  panggilnya manja kepada Kyuhyun. Cihh~ dasar bocah!

“Siapa sih yeoja tengil itu sebenarnya?” Mwoo? Yeoja tengil? Dia kali yang bocah tengil! Dasar bocah!

Dia pun bergelayut (?) di lengan Kyuhyun. Cihh~ tidak tau diri sekali dia! Bersikap manja pada namjachingu orang lain. Apa jangan-jangan dia ELF? Ahh.. tapi tidak mungkin. Kyuhyun yang sedari diam sekarang mulai berjalan kearahku.

“Ehhmm..  begini Eun-ah.. Dia itu Seo Jo Hyun, tunanganku.” Ujarnya dengan raut wajah bersalah dan menyesal.

DEGGG!!

Seketika aku merasa ada yang berat di pelupuk mataku. Air mataku sudah mendesak ingin segera keluar (?). Tak lama kemudian kurasakan pipiku sudah basah oleh air mata.

Aku pun berlari secepat yang aku bisa. Sakit. Itu yang kurasakan sekarang. Tapi kudengar samar-samar ada yang memanggilku. Aku tidak menghiraukannya karena aku tau itu pasti Kyuhyun.

Entah berada dimana aku sekarang. Ahh.. aku tidak peduli! Yang hanya kupedulikan sekarang hanyalah hatiku. Hati yang sudah hancur berkeping-keping karena seorang namja. Namja itu tentu Cho Kyuhyun.

Sekarang aku sedang berada di sebuah taman kecil di pinggir kota. Aku terus-menerus menangis sambil memeluk lututku dan bersandar di bawah pohon. Tubuhku gemetaran.

“Damn it!” gumamku pelan.

Tanpa sadar aku meninju aspal yang dari tadi tengah kududuki.

“Arrrgghh..’ ringisku mengetahui cukup banyak drah yang keluar  dari tanganku.

Tapi rasa sakit yang kurasakan sekarang tidak sebanding dengar rasa sakit yang ada di hatiku ini. Rasa sakit yang diberikan oleh Kyuhyun. Itu jauh lebih sakit dari pada rasa sakitku sekarang.

Tiba-tiba aku merasakan ada yang duduk disebelahku sekarang.

“Eunri?” tanya orang itu.

Aku pun mendokakkan kepalaku untuk mengetahui siapa orang yang memanggilku tadi. Ternyata dia adalah Donghae. Lee Donghae, sahabatku. Tanpa ba-bi-bu aku pun langsung menghambur kepelukannya.

“Gwaenchanayo Eunri-ah?” tanyanya.

“Gwaenchana. Donghae, apa aku boleh meminjam dadamu sebentar untuk tempatku menangis?” tanyaku polos.

“Ne, silahkan Eunri-ah.”

Aku pun menangis sejadi-jadinya dipelukan Donghae. Aku tidak peduli dengan baju Donghae yang mungkin kini sudah basah karena air mataku.

Yang kupedulikan sekarang hanyalah hatiku. Pecahan hatiku yang dulu sudah dikembalikan oleh Kyuhyun. Sekarang sudah retak dan hilang lagi entah kemana.

Kurasakan  sekarang hatiku hampa. Sekarang tidak ada lagi orang yang membantuku untuk menopang beratnya beban kehidupan duniawi.

“Kau pasti sedang bertengkar dengan Kyuhyun, ya kan?” ramal Donghae.

“Dia sekarang sudah bukan namjachinguku lagi. Aku tidak kenal dengan namja yang bernama Cho Kyuhyun itu!” tanggapku datar.

“Aisshh.. kenapa kau bisa seperti dulu lagi Eunri-ah?” ujar Donghae frustasi sambil mengacak rambutnya.

***

Author POV

Sudah genap satu bulan semenjak ditinggalkan Kyuhyun, Eunri sudah hampir seperti mayat hidup.

Yang ia lakukan sehari-hari hanyalah melamun kearah jendela kamarnya. Ia pun tidak bicara sekali pun. Kalau pun ia bicara, ia hanya mengucapkan dua kata ‘iya dan tidak’.

Yang ada dipikiran yeoja itu hanyalah seorang namja. Namja itu tidak lain adalah Cho Kyuhyun. Orang yang sudah merebut seluruh hatinya. Tapi dengan mudah ia menghancurkan hati yeoja itu.

Yeoja itu merasa seperti orang yang hidup tanpa jantung, bernafas tanpa oksigen, berjalan tanpa kaki, dan bahkan melihat tanpa mata. Apa kau pernah merasakannya?

Rapuh.

Itulah yang dirasakan yeoja ini. Dia bisa oleng kapan saja karena tidak ada yang menopangnya, tidak mempunyai sandaran. Meskipun ada yang berusaha menopang dirinya, berusaha menjadi sandarannya, tapi tetap saja itu tidak membantu. Gadis itu akan tetap rapuh karena yang ia butuhkan tidak ada.

KRINGG…

Eunri melihat nama yang tercantum di ponselnya. Ne, Kyuhyun. Sudah sebulan ini juga mereka tidak pernah berkomunikasi satu dengan lainnya.

Eunri pun hanya menatap kosong layar ponselnya itu. Seolah tidak percaya dengan kebenaran yang ada sekarang ini.

***

To Be Continued

4 thoughts on “All My Heart

  1. annyeong author ^_^ Tafunazasso imnida🙂
    ff nya Daebakk hhe , next chapter ditunggu ya ^_^
    jangan lama lama hwaiting🙂
    oh iya , bias kita sama lho😮 aku juga suka ki bum , kyuhyun sama donghae plus siwon hhe
    aku juga baru baru ini nulis ff di blog ku sih tapi masih pemula jadi masih ancur hhe
    kunjungin blog ku ya => tafunazasso.wordpress.com
    ditunggu kelanjutan ff nya , hwaiting🙂

If you comment, I prayed for you to meet your bias ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s